Tags

, , , ,


Teori Z sangat bagus untuk diterapkan asalkan dengan pertimbangan matang-matang sebelum melakukan rotasi.

Apakah posisi tersebut vital atau tidak? Apakah terganggu atau tidak terhadap operasional?

Sebelum melakukan rotasi yang harus dilakukan adalah:
– melakukan sosialisasi kepada semua departemen apakah mereka menyetujui atau tidak.
– meminta persetujuan atasan apakah mereka mendukung sistem rotasi seperti yang dilakukan oleh Perusahaan Jepang atau pun di Salim Group atau di BCA.

Setelah antar departemen dan atasan setuju yang perlu dipertimbangkan juga adalah:
– vital tidak dan efek dari rotasi tersebut. Karena sama saja dengan menempatkan orang baru(walaupun levelnya sama) di posisi yang vital sama saja dengan men-training new employee.
– harus dilihat apakah yang dirotasi tersebut orang yang MAU Belajar dan apakah fast learning? Karena apabila tidak cepat belajar, maka operasional bisa timpang.
– Setelah melakukan itu semua, umumkan dan sosialisasikan kepada semua karyawan bahwa perusahaan akan melakukan rotasi-rotasi berkala.

Hasil dan fungsi dari rotasi:
– memberi kesempatan untuk belajar di berbagai bidang
– mencari posisi / spesialisasi yang pas untuk individu tersebut.
– memberikan pengembangan pribadi ke yang lebih advanced.
– apabila sudah mengerti semua aspek dari perusahaan, individu ini akan menjadi Head of Branch yang handal karena sudah pernah bekerja di segala division.
– mengerti efeknya apabila individu itu melakukan pekerjaannya. Contoh:
– Salesman pernah bekerja di purchasing akan mengerti bagaimana cara service ke customer, karea dia diservice oleh Vendor
– Marketing pernah bekerja di finance akan mengerti keadaaan finance dan percentage biaya promosi dan berapa rate of return dan berapa target profit yang harus masuk.

Contoh:
Seorang pernah bekerja menjadi sejak menjadi tukang ketik polis, kemudian menjadi under writer, kemudian menjadi marketing, pernah dipindah ke bank, bagian umum, pindah lagi ke hrd, dll, pada akhirnya suatu saat dia langsung diberi SK untuk ditugaskan membuka cabang di luar pulau dan menjadi Branch Manager. Dan harus memulai bisnis asuransi tersebut mulai dari NOL.
Dari situ, rotasi menjadikan individu bisa menjadi seorang Manager yang handal yang mengerti semua aspek.

Tetapi apakah perusahaan anda termasuk departemen yang lain bisa menerima ini?

Tidak ada yang tahu kekuatan dari Teori Z ini yang berfungsi untuk membuat karyawan itu menjadi bagian dari perusahaan itu dan bekerja untuk seterusnya karena perusahaan menganggap karyawan adalah aset terbesar dari perusahaan.

Who dare to take the challenge?