Tags

, , , , ,


Inventory Accuracy

1.1       Cycle Count

A.     Quadruple Stock Count Technique

How to:

–          Will do the double check cycle count.

–          Hasil dari 1st count akan dicek yang tidak match (excess and shortage) di lapangan.

–          Setelah melakukan 2nd count akan dicompared memakai vlookup dan yang tidak sama (ada di 1st, tidak ada di 2nd atau tidak ada di 1st, ada di 2nd, atau surplus) hasilnya akan dicheck kembali di lapangan.

  1. B. Random Check / Daily Checking

How To:

–          Setiap  Supervisor dan Picker yang shift pagi (jam 3 – 5 sore, mendekati pergantian shift sampai pergantian) akan diberi tugas untuk Random Check (1 T4 (1 spv 3 picker) 2 grid setiap harinya.

1.2       Layout

How to:

–          Setiap material partial sedikit apapun, setiap berbeda case dipisahkan dan ditaruh di dalam karton tersendiri yang sama ukurannya. Ini untuk lebih mempercepat picking dan dalam counting. Biasanya ada beberapa case dalam 1 kardus, ini membuat rancu dalam counting dan memperlambat picking

–          Relayout Racking untuk mendapatkan maksimal result, memasukkan barang yang lumayan banyak ke rack level 1, rack paling atas (level 2) untuk barang slow moving.

–          Slow moving dalam arti sedikit transaksi / DN. Fast moving dalam arti: banyak DN / banyak transaksi.

1.3       Update Grid

–          Mempunyai 1 team pagi dan team malam untuk update grid dengan membawa printer untuk mengganti label apabila diperlukan.

2         Manpower

– Penambahan picker IC di siang hari menjadi 4 orang, malam hari 4 orang. Malam untuk recheck, siang untuk cycle count, update grid, dll.

– Penambahan PHL untuk melakukan layout.

– Hire TA baru untuk menggantikan TA lama yang akan dirotasi ke Warehouse Supervisor sesuai Teori Z.