Sampai waktunya Tiba
Dua org malaikat berkunjung ke sebuah rmh keluarga kaya. Keluarga itu sgt kasar dan tdk mengijinkan kedua malaikat itu tdr didlm ruang tamunya. Malaikat itu ditempatkan di kamar kecil yg ada di basement. Ketika malaikat hendak tidur, malaikat tua melihat bhw ada dinding basement yg retak, lalu mereka memperbaikinya.
Malam berikutnya, kedua malaikat itu beristirahat di rmh keluarga petani miskin tp sangat ramah. Dan petani itu mempersilahkan kedua malaikat itu untuk tidur dikamarnya. Keesokan harinya malaikat menemukan petani itu dan istrinya menangis sedih karena sapinya terbaring mati.
Malaikat yg lbh muda geram dan bertanya pd malaikat yg lbh tua, “mengapa kau membiarkan hal ini terjadi? Keluarga yg kaya itu memiliki segalanya dan engkau membantu menambalkan dindingnya, sedangkan keluarga petani yg miskin ini mengapa kau biarkan sapinya mati?”.
Malaikat yg tua berkata, “Sesuatu tdk selalu kelihatan sebagaimana adanya. Ketika kita bermalam di sana aku melihat emas tersimpan di lubang dinding itu, krn org kaya tsb tamak maka aku menutup lubang dindingnya agar ia tdk menemukan emas itu. Td malam ktk kita tdr di kamar petani miskin itu, malaikat maut dtg mau mengambil nyawa istrinya maka aku memberikan nyawa sapinya shg istrinnya tdk meninggal. Sesuatu tdk selalu kelihatan sebagaimana adanya”.
Kadang2 itulah yg kita rasakan ketika kita berpikir bhw sesuatu tdk seharusnya terjadi. Semua hal yg terjadi adalah demi kebaikan kita. Kita mgkn tdk menyadari hal itu sampai waktunya tiba.
-
Archives
- April 2012 (1)
- September 2011 (1)
- August 2011 (1)
- July 2011 (3)
- May 2011 (3)
- April 2011 (8)
- March 2011 (7)
- February 2011 (4)
- January 2011 (6)
- December 2010 (8)
- November 2010 (1)
- October 2010 (4)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS