Berhentilah Sejenak istirahat untuk Mengasah
Ada sebuah Cerita di China ada seorang yang sangat mahir dengan kapaknya. Dia suatu saat memerlukan pekerjaan. Maka pergilah dia ke Bos kayu, disana dia diterima dengan pekerjaan menebang pohon di hutan. Dia sanggup karena dia mempunyai kapak yang hebat dan kemampuan yang di atas rata2. Maka diterimalah pekerjaan itu, dan dia keesokan harinya berangkat ke hutan dengan penuh percaya diri dan riang. Dari pagi sampai sore dia bisa menebang 8 pohon. Maka dia kembali ke bosnya untuk melaporkan. Si bos sangatlah senang sekali karena tidak ada yang bisa menebang 8 pohon sehari selain dia. Maka si bos memuji dia. Si bos juga bilang untuk mempertahankan prestasi tersebut. Si penebang kayu ini berkata saya akan bekerja dengan lebih baik lagi dan lebih keras lagi.
Cara untuk Berubah
Kita sering kali tidak mau untuk berubah pada waktu kita tidak mengalami kesulitan. Kita terlena pada zona kenyamanan kita, dimana semua sudah tersedia, gaji mengalir terus, dll. Banyak yang mengatakan bahwa “mengapa harus berubah kalau begini saja sudah enak dan nyaman?”
Berubah adalah membuat kita keluar dari zona kenyamanan kita untuk menjadi lebih baik. Berubah harus ke arah yang lebih baik dan jangan ke arah yang lebih buruk. Banyak orang yang mau berubah setelah menghadapi masalah. Jangan tunggu ada masalah. Berubahlah sekarang.
Berikut adalah cara untuk berubah:
1. Keluarlah dari masa lalu yang jelek.
Kalau kita selalu mengingat-ingat kelemahan kita, masa lalu kita yang jelek, maka kita tidak akan ada keyakinan hati untuk berubah karena ragu2 akan kemampuan kita sendiri.
2. Keluar dari zona nyaman anda.
Kalau anda sudah puas akan keadaan sekarang dan tidak mau belajar untuk berubah untuk menghadapi masa yang akan datang, maka anda akan terlambat untuk segalanya.
3. Pikirkan dan simpan memori-memori yang baik saja.
Contoh: anda mengalami kecelakaan tetapi anda tidak mengalami luka yang berat. Pernahkah anda berpikir itu karena campur tangan siapa? Anda harus mengingat bahwa Tuhan menolong kita pada waktu kecelakaan pada saat itu. Jangan memikirkan bahwa kita kecelakaan berat.
4. Keluar dari rutinitas anda
Do something out of the box. Jadi kita tidak monoton melakukan sesuatu yang sama dan kita akan melupakan opportunities yang ada di luar. Contoh: Toko yang begitu ramai, menyita waktu dan pikiran kita untuk menjaga toko sehingga kita tidak sempat berpikir untuk perluasan bisnis. Bisnis tidak boleh hanya 1 bisnis saja, harus multi business tetapi yang berhubungan dengan bisnis inti anda. Karena anda belum menguasai, takutnya malah bisnis intinya akan terlewatkan karena sibuk mengurusi bisnis baru yang mengharuskan kita sibuk belajar bisnis baru tersebut.
5. Mengerti apa yang terjadi di sekitarmu. Get Info around the globe.
Sekarang informasi gampang sekali didapat dimanapun kita berjalan bisa melalui blackberry ataupun Smartphone yang lain. Informasi itu sangat penting untuk mengetahui situasi yang terjadi di dunia dan di dalam negeri. Contoh: kurs rupiah dengan dollar, politik di dalam dan luar negeri, berita bisnis, dll.
Dengan info yang cepat, maka kita dapat bergerak cepat sebelum bisnis kita terkena.
6. Berani ambil resiko.
Ambillah keputusan, jangan ragu2.
Kita dihadapkan pada 2 alternatif:
1. Ambil keputusan maka tetap kejadian
2. Tidak ambil keputusan, tetap terjadi.
Kita tidak ambil keputusan pun juga terjadi, maka ambillah keputusan kalaupun keputusan itu salah, maka ambil lagi keputusan untuk membetulkan kesalahan itu, daripada kita bengong, do nothing, tidak ambil keputusan, tetapi tetap terjadi.
-
Archives
- April 2012 (1)
- September 2011 (1)
- August 2011 (1)
- July 2011 (3)
- May 2011 (3)
- April 2011 (8)
- March 2011 (7)
- February 2011 (4)
- January 2011 (6)
- December 2010 (8)
- November 2010 (1)
- October 2010 (4)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS